Resmi! Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Erick Thohir Ungkap Penyebabnya
JAKARTA, iNewsBalikpapan.id – Kabar kurang menggembirakan datang bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Timnas Indonesia dipastikan tidak akan tampil di cabang sepak bola putra Asian Games 2026 setelah terhalang regulasi baru yang diterapkan penyelenggara.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Menurutnya, Indonesia tidak memenuhi syarat untuk mengikuti turnamen karena Timnas Indonesia U-23 gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 menetapkan aturan baru untuk cabang sepak bola putra. Hanya negara yang berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 yang berhak ambil bagian.
Aturan tersebut otomatis membatasi jumlah peserta menjadi hanya 16 tim, sekaligus menutup peluang negara yang tidak lolos ke ajang tersebut, termasuk Indonesia.
Erick Thohir menegaskan keputusan itu bukan berasal dari PSSI, melainkan hasil kesepakatan panitia pelaksana Asian Games (AINAGOC), Komite Olimpiade Asia (OCA), dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
"Tidak. Memang dari aturan Asian Games dan AFC sudah ada keputusan seperti itu," kata Erick kepada wartawan di Graha Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Menteri BUMN tersebut menegaskan bahwa seluruh negara peserta harus mematuhi regulasi yang telah ditetapkan penyelenggara.
"Karena aturan, Timnas Indonesia U-23 tidak bisa ikut Asian Games 2026," ujarnya.
Dengan sistem baru tersebut, tidak ada lagi jalur kualifikasi terpisah menuju Asian Games sebagaimana yang berlaku pada edisi-edisi sebelumnya. Tiket otomatis diberikan kepada tim yang berhasil mencapai putaran final Piala Asia U-23 2026.
Sebelumnya, kebijakan tersebut sempat mendapat sorotan dari Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari. Dia menilai mekanisme itu kurang ideal karena tidak memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh negara Asia untuk bersaing memperebutkan tiket Asian Games.
Meski demikian, protes yang diajukan tidak mengubah keputusan penyelenggara. AINAGOC tetap memberlakukan aturan tersebut setelah memperoleh persetujuan dari OCA dan AFC.
Editor : Mukmin Azis