get app
inews
Aa Text
Read Next : Korban Kasus Solar Rp20 Miliar Desak Pengadilan Tinggi Tolak Banding Handy Aliansyah

Interport Investasi pada Guru, Perkuat Masa Depan Pendidikan di Kota Balikpapan

Senin, 20 Juli 2026 | 19:10 WIB
header img
PT Interport Mandiri Utama bersama Indika Foundation menghadirkan program peningkatan kapasitas guru di Kota Balikpapan melalui pelatihan numerasi bagi jenjang SD dan SMP. (Foto: ist)

Supriyani menjelaskan, numerasi menjadi salah satu aspek yang masih perlu mendapat perhatian berdasarkan evaluasi Rapor Pendidikan. Selama ini, numerasi masih sering dipahami secara terbatas sebagai kemampuan berhitung atau hanya menjadi tanggung jawab guru matematika. Padahal, menurutnya, kemampuan numerasi dapat diterapkan dalam berbagai bidang pembelajaran.

“Numerasi bukan hanya tugas guru matematika. Semua mata pelajaran pasti memiliki unsur numerasi,” katanya.

Ia mencontohkan, dalam pelajaran olahraga siswa dapat belajar memahami jarak dan waktu, sementara dalam IPS siswa dapat dilatih membaca data ekonomi, grafik, hingga memahami fenomena sosial melalui angka.

“Anak-anak tidak hanya dituntut bisa menghitung, tetapi bagaimana memahami dan menerapkan konsep angka dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Supriyani.

Corporate Social Responsibility PT Interport Mandiri Utama, Ricky Aprilyanto, mengatakan program tersebut disusun berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sebelum pelatihan digelar, Interport melakukan asesmen serta berdiskusi dengan sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Balikpapan untuk memastikan program yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Kami tidak ingin membuat program berdasarkan asumsi perusahaan. Kami melakukan analisa terlebih dahulu, melihat kebutuhan dari sekolah, kemudian berdiskusi dengan pihak sekolah dan dinas,” ujar Ricky.

Dari proses tersebut, kata Ricky, penguatan literasi dan numerasi menjadi dua aspek yang dinilai perlu dikembangkan. Namun, program tahap awal difokuskan pada numerasi.

“Dari diskusi yang kami lakukan, mereka menyampaikan kebutuhan penguatan literasi dan numerasi. Karena itu kami mulai dari numerasi terlebih dahulu,” katanya.

Ricky mengatakan Interport memilih fokus pada peningkatan kapasitas guru karena guru merupakan pihak yang berhadapan langsung dengan proses pembelajaran di ruang kelas.

“Kalau kita bicara peningkatan pendidikan, yang bisa mengembangkan dan mengubah kualitas pendidikan adalah guru. Guru adalah orang yang berada paling depan saat proses belajar mengajar,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya dilihat dari terlaksananya pelatihan, tetapi juga dari penerapan ilmu yang diperoleh para guru dalam kegiatan belajar mengajar.
Karena itu, Interport menyiapkan pendampingan lanjutan setelah pelatihan untuk melihat bagaimana materi yang diberikan dapat diterapkan di sekolah.

“Kami ingin program ini berkelanjutan. Setelah pelatihan akan ada pendampingan untuk melihat bagaimana materi yang diberikan selama tiga hari ini diterapkan oleh guru,” kata Ricky.

Salah satu peserta pelatihan, Dimas, guru SMP Negeri 21 Balikpapan, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru bahwa numerasi bukan hanya berkaitan dengan pelajaran matematika.

Menurutnya, dalam pembelajaran IPS, kemampuan membaca dan mengolah data juga menjadi bagian penting dalam membantu siswa memahami berbagai persoalan.

“Banyak yang menganggap numerasi hanya untuk matematika. Padahal di IPS juga sangat membutuhkan numerasi, misalnya ketika membahas skala, ekonomi, inflasi, dan membaca berbagai data,” ujar Dimas.
Ia mengatakan tantangan yang sering ditemui di kelas bukan hanya kemampuan siswa melakukan perhitungan, tetapi memahami konsep di balik angka tersebut.

“Anak-anak biasanya tahu cara menghitung, tetapi belum memahami konsep numerasinya. Ketika konsepnya sudah dipahami, mereka akan lebih mudah menyelesaikan persoalan,” katanya.

Editor : Mukmin Azis

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut