Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Berani! Kapal Tanker China Terobos Blokade Militer AS di Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Tentara AS Tawuran di Kapal Induk USS Abraham Lincoln, 7 Personel AL Dilaporkan Tewas

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:02 WIB
  • author Maria Christina Malau
Tentara AS Tawuran di Kapal Induk USS Abraham Lincoln, 7 Personel AL Dilaporkan Tewas
Tentara Amerika Serikat dilaporkan terlibat tawuran massal di atas kapan induk dan mengakibatkan tujuh orang tewas. (Foto: ilustrasi/USN)

TEHERAN, iNewsBalikpapan.id – Tentara Amerika Serikat (AS) terlibat tawuran massal di atas kapal induk USS Abraham Lincoln. Bentrokan ini mengakibatkan tujuh personel Angkatan Laut (AL) AS tewas.

Tidak hanya itu, sejumlah personel lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Mengutip kantor berita Tasnim, yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, Rabu (12/8/2026), bentrokan tersebut bermula ketika seorang penasihat Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Brad Cooper, menemui para awak kapal.

Pertemuan itu digelar untuk membahas sejumlah keluhan yang disampaikan personel terkait durasi penugasan mereka di USS Abraham Lincoln yang dinilai terlalu lama.

Sebelumnya, keluarga para awak kapal juga telah menyuarakan keberatan mengenai panjangnya masa penugasan. Situasi disebut mulai memanas ketika Brad Cooper memberikan pengarahan kepada para personel. Dalam pertemuan tersebut, Cooper dilaporkan mendapat sorakan hingga dilempari botol air.

Kondisi kemudian berkembang menjadi perkelahian antarpersonel. Berdasarkan sumber militer yang dikutip Tasnim, bentrokan tersebut melibatkan pisau dan sejumlah benda tajam lainnya.

Akibat kejadian itu, tujuh personel dilaporkan tewas, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka. Situasi di atas kapal juga disebut masih belum sepenuhnya kondusif setelah bentrokan terjadi.

Meski demikian, laporan mengenai tujuh tentara AS yang tewas dalam insiden tersebut belum dikonfirmasi oleh Angkatan Laut AS maupun CENTCOM.

Saat ini, USS Abraham Lincoln diketahui tengah menjalankan operasi di Samudra Hindia. Kapal induk tersebut telah menjalani masa penugasan selama 263 hari, termasuk berada di laut selama 208 hari secara berturut-turut. Kapal itu sempat melakukan persinggahan singkat di Oman pada Juli 2026.

Durasi penugasan tersebut disebut sebagai salah satu yang terlama bagi kapal induk AS di era modern. Lamanya operasi juga menjadi perhatian keluarga para awak kapal, terutama karena belum adanya kepastian mengenai jadwal kepulangan mereka.

Sebelumnya, sekitar 200 anggota keluarga awak USS Abraham Lincoln telah bertemu dengan pejabat AL AS di San Diego. Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan sejumlah kekhawatiran mengenai kondisi para personel yang bertugas di kapal.

Keluhan tersebut antara lain menyangkut kesehatan mental awak, ketersediaan makanan, serta berbagai persoalan lain yang muncul akibat masa penugasan yang berlangsung cukup panjang.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut