Promo Merdeka Daya PLN, Tambah Daya Listrik Diskon 50 Persen hingga 25 Agustus
Pelanggan yang memenuhi seluruh persyaratan dapat memperoleh potongan biaya tambah daya sebesar 50 persen dari tarif normal.
Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya awal 450 VA yang melakukan tambah daya menjadi 7.700 VA bisa mendapatkan biaya tambah daya sebesar Rp3.512.625. Harga tersebut turun dari tarif normal yang mencapai Rp7.025.250.
Untuk memperoleh promo tersebut, pelanggan perlu melakukan sedikitnya satu kali pembelian token listrik atau pembayaran tagihan listrik melalui PLN Mobile selama periode promo berlangsung.
Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan memperoleh e-voucher diskon tambah daya. Voucher tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengajukan permohonan tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile.
Seluruh proses pengajuan dilakukan secara digital sehingga pelanggan tidak perlu datang langsung ke kantor PLN.
“PLN terus mengembangkan kemudahan layanan digital agar pelanggan dapat mengakses berbagai kebutuhan layanan kelistrikan melalui PLN Mobile. Kami berharap Promo Merdeka Daya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelanggan yang memang membutuhkan penyesuaian daya listrik,” tambah Chaliq.
Promo Merdeka Daya diperuntukkan bagi pelanggan yang telah terdaftar sebagai pelanggan PLN sebelum 1 Agustus 2026 dan memenuhi ketentuan pembayaran tagihan listrik maupun kewajiban lainnya.
Setiap akun PLN Mobile dapat memperoleh maksimal empat e-voucher. Sementara itu, setiap ID Pelanggan hanya dapat menggunakan promo tersebut satu kali selama periode program.
PLN mengimbau pelanggan yang memenuhi persyaratan segera memanfaatkan Promo Merdeka Daya sebelum program berakhir pada 25 Agustus 2026.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan ketentuan promo dapat diperoleh melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi PLN.
Melalui Promo Merdeka Daya dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PLN berharap semakin banyak pelanggan dapat menyesuaikan kebutuhan daya listrik dengan biaya yang lebih terjangkau sekaligus memanfaatkan layanan digital untuk mengakses berbagai layanan kelistrikan.
Editor : Mukmin Azis