Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertamina Sanksi 160 SPBU di Kalimantan, Pelanggaran QR Code hingga BBM Subsidi Terungkap
Advertisement . Scroll to see content

PT BJP Dorong Percepatan Penyelesaian Kewajiban Keuangan Proyek Karamba

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:09 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
PT BJP Dorong Percepatan Penyelesaian Kewajiban Keuangan Proyek Karamba
PT BJP, sebuah perusahaan kontraktor nasional, menyampaikan permohonan dukungan dan perhatian dari pemerintah. Foto: ist

BALIKPAPAN. iNewsBalikpapan.id - PT BJP, sebuah perusahaan kontraktor nasional, menyampaikan permohonan dukungan dan perhatian dari pemerintah terkait proses penyelesaian administratif pembayaran senilai Rp9,2 miliar atas pekerjaan Central Process Facility (CPF) serta Camp Permanen pada Proyek Karamba di Kalimantan Timur.

Pembayaran tersebut saat ini masih dalam proses penuntasan bersama mitranya, PT HIS, yang merupakan bagian dari ekosistem operasional di bawah pengawasan SKK Migas.

Direktur PT BJP, Syahrul, menjelaskan bahwa seluruh penyelesaian operasional dan penyerahan fasilitas pendukung telah dilaksanakan.

"Tagihan atas pekerjaan Central Process Facility (CPF) dan Camp Permanen Proyek Karamba di Kalimantan Timur tersebut, duduga ditahan oleh perusahaan asing, yakni HBP ST/ PT HIS,," kata dia dalam keterangan tertulisnya Sabtu, 29 Agustus 2026.

Pihaknya berharap proses penyesuaian kewajiban keuangan yang telah berjalan sejak akhir tahun lalu dapat segera menemui titik terang agar operasional bisnis dapat kembali berjalan optimal.

Penundaan pencairan dana tersebut memicu keterbatasan arus kas yang berdampak pada beberapa pemenuhan kewajiban internal," kata dia, Sabtu 29 Agustus 2026.

Kondisi ini memengaruhi kelancaran penyetoran pajak ke negara yang diperkirakan sekitar Rp1,2 miliar, pemenuhan hak-hak tenaga kerja, serta penyelesaian kewajiban kepada para vendor lokal di daerah.

Menurut Syahrul, penyelesaian hak pembayaran ini sangat krusial bagi perusahaan agar dapat kembali menunaikan tanggung jawab perpajakan, menjaga kesejahteraan para pekerja, dan mendukung keberlanjutan usaha para mitra lokal yang terlibat dalam rantai pasok proyek.

Sebagai entitas bisnis yang memberdayakan sumber daya lokal, PT BJP berharap adanya pendampingan dan penanganan yang bijaksana dari pemangku kepentingan, termasuk Kementerian dsn lembaga terkait guna menjamin kepastian iklim usaha yang kondusif bagi penyedia jasa nasional.

Fasilitas CPF Proyek Karamba sendiri merupakan bagian penting dari kegiatan penyediaan energi nasional yang telah beroperasi secara komersial sejak pertengahan tahun 2026.

Sejalan dengan pencapaian operasional tersebut, PT BJP menyatakan keterbukaannya untuk melangsungkan proses verifikasi atau peninjauan dokumen bersama secara transparan guna mencapai kesepakatan terbaik bagi semua pihak.

Melalui komunikasi ini, manajemen PT BJP mengapresiasi dialog yang telah berlangsung dan terus membuka diri untuk mencapai solusi musyawarah. Perusahaan berharap penyelesaian hak-hak administratif ini dapat segera dituntaskan dengan baik tanpa mengganggu keberlangsungan pasokan energi nasional.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut