Hujan Deras Guyur Kota Balikpapan Saat Puncak Kemarau, BMKG: Bukan Modifikasi Cuaca
Selain pengaruh Gelombang Kelvin, faktor cuaca lokal di masing-masing wilayah juga ikut berperan dalam memicu pertumbuhan awan hujan.
"Potensi hujan pada tanggal 6 dan 7 ini sedang meningkat, terutama dihasilkan oleh adanya Gelombang Kelvin yang melewati wilayah Kalimantan Timur, dan juga efek dari gangguan lokal yang sedang meningkat," jelasnya.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat kemudian terpantau mengguyur sejumlah wilayah Balikpapan. Sejak pagi, hujan terjadi di kawasan Balikpapan Tengah dan sekitarnya, kemudian meluas dengan intensitas lebih tinggi di beberapa wilayah Balikpapan Utara pada siang hari.
BMKG kembali menegaskan kondisi tersebut tidak terjadi karena adanya rekayasa atau penyemaian awan melalui Operasi Modifikasi Cuaca.
Dengan demikian, hujan yang turun di Balikpapan pada 7 September 2026 merupakan bagian dari dinamika atmosfer yang terjadi secara alami.
Editor: Mukmin Azis