Menteri ESDM Pamerkan Motor Listrik PNS Yang Digadang Bisa Menghemat Devisa Pemerintah

Mochamad Rizky Fauzan
Meteri ESDM Arifin Tasrif bersama Menhub Budi Karya Sumadi memamerkan motor listrik yang bakal dijadikan kendaraan dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (19/9/2022). (Foto: MPI/Mochamad Rizky Fauzan)

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk operasional dan kendaraan perorangan instansi pemerintah pusat dan daerah. Instruksi ini dikeluarkan dan mulai berlaku pada 13 September 2022.

Instruksi tersebut ditujukan kepada Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Kepala Staf Kepresidenan, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, para Kepala Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, dan Para Gubernur, Bupati/Wali Kota.

"Penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintahan daerah dapat dilakukan melalui skema pembelian, sewa, dan/atau konversi kendaraan bermotor bakar menjadi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” demikian bunyi bagian ketiga Inpres tersebut.

Berkaitan dengan itu, Kementerian ESDM mendorong penggunaan energi ramah lingkungan. Salah satunya dengan konversi motor Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi motor listrik.

Editor : Mukmin Azis

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network