Meski terus menunjukkan kemajuan, Kluivert menegaskan pihaknya tetap harus menghormati masa pemulihan sang striker. Keputusan untuk menurunkan Romeny akan diambil setelah tim medis memberikan laporan akhir.
“Dan kami perlu menghormati cederanya. Tapi sampai sekarang, dia melakukan pekerjaan dengan baik. Dia merasa baik. Jadi, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok,” terang Kluivert.
Cedera yang dialami Ole Romeny bermula ketika dia memperkuat Oxford United dalam laga pramusim Piala Presiden 2025 melawan Arema FC pada Juli lalu. Setelah insiden itu, Romeny menjalani perawatan intensif di Amsterdam, Belanda, hingga akhirnya mendapat izin untuk kembali berlatih ringan bersama tim nasional.
Kehadiran Romeny sebenarnya sangat dinantikan, mengingat kontribusinya yang besar di lini serang Indonesia sebelum cedera. Mobilitas dan visi bermainnya sempat menjadi senjata penting saat Timnas Indonesia melaju ke babak keempat kualifikasi.
Namun, jika Romeny belum bisa tampil, Kluivert masih memiliki sejumlah opsi di sektor depan. Ragnar Oratmangoen, Ramadhan Sananta, hingga Mauro Zijlstra diprediksi bisa mengisi posisi penyerang utama melawan Arab Saudi.
Dengan kondisi Romeny yang masih diragukan, Kluivert harus menyusun strategi alternatif agar lini serang Timnas Indonesia tetap tajam. Menghadapi tim kuat seperti Arab Saudi, efisiensi serangan dan ketenangan di kotak penalti menjadi kunci utama untuk mencuri poin di Jeddah.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
