Kasus Demam Berdarah di Kaltim Capai 3.578 Pasien, Tertinggi di Balikpapan

Abriandi
Kasus DBD di Kaltim capai 3.578 pasien dengan Kota balikpapan menjadi penyumbang pasien tertinggi.. (Foto: ilustrasi/iNews.id)

"Kesadaran masyarakat sangat penting dalam mencegah penyebaran DBD. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih, menghindari genangan air, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam yang tidak biasa,” ujarnya.

Hal ini berdampak langsung pada penurunan angka kematian pasien. Jika pada 2023, tercatat 45 kasus kematian akibat DBD, jumlah tersebut menurun signifikan hingga September 2025 yang tercatat menjadi 11 kasus.

Selain itu, sebaran kematian pasien akibat DBD lebih merata masing-masing dua kasus tercatat di Kutai Barat dan Kutai Timur, sedangkan sisanya terjadi di Paser, Bontang, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Berau, Samarinda, serta Balikpapan.

"Nyamuk ada di sekitar kita, tapi dengan menjaga kebersihan lingkungan, mereka tidak akan berkembang biak. Mari bersama wujudkan Kaltim bebas DBD," pungkasnya.

Editor : Abriandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network