Misterius, Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Jalani Operasi di Rusia

Maria Christina Malau
Keberadaan pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, masih menjadi misteri sejak diangkat ke posisi tersebut, awal Maret 2026. (Foto: AP)

Spekulasi mengenai kondisi kesehatan Mojtaba juga muncul, tak lama setelah dia diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran. Saat itu, televisi pemerintah Iran menyebut Mojtaba sebagai veteran yang terluka dalam perang Ramadan. Sebagian analis menganggap penggunaan istilah itu sebagai pengakuan tersirat Mojtaba mengalami luka dalam serangan tersebut.

Media lainnya melaporkan berbeda terkait kondisi kesehatan Khamenei. Tabloid Inggris The Sun, misalnya, mengutip sumber yang disebut berhasil mengirim pesan dari Teheran di tengah pemadaman internet. Media itu mengklaim pemimpin Iran tersebut kehilangan satu kaki dan dalam kondisi koma.

Sumber yang sama juga menyebut Mojtaba mengalami kerusakan serius pada organ perut atau hati dan dirawat di ruang trauma dengan pengamanan ketat di Rumah Sakit Universitas Sina di Teheran. Namun, laporan tersebut tidak menjelaskan secara rinci kapan dan bagaimana Mojtaba terluka.

Sementara itu, laporan CNN yang juga mengutip sumber anonim menyebut Mojtaba Khamenei mengalami luka yang relatif lebih ringan pada hari pertama serangan, seperti patah pada kaki, memar di sekitar mata kiri, serta luka kecil di wajah.

Editor : Mukmin Azis

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network