KUTAI KARTANEGARA, iNewsBalikpapan.id – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) terus mempercepat pengamanan aset kelistrikan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Bersama Kantor Pertanahan (Kantah) Kukar, PLN menuntaskan pengukuran 42 titik tapak tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV jalur Melak–Kota Bangun.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam proses sertifikasi aset negara guna memastikan kepastian hukum atas infrastruktur ketenagalistrikan.
Pengukuran yang berlangsung sejak Februari 2026 tersebut akan menjadi dasar penerbitan Peta Bidang Tanah (PBT) oleh Kantah, sebelum dilanjutkan ke tahap sertifikasi hak atas tanah.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa percepatan sertifikasi aset merupakan langkah strategis dalam menjaga aset negara sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik.
“Penyelesaian pengukuran ini menjadi milestone penting agar aset negara terlindungi secara hukum dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Di lapangan, proses pengukuran tidak berjalan mudah. Tim gabungan PLN dan Kantah harus menghadapi tantangan cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi, serta kondisi geografis berupa perbukitan terjal dan lokasi terpencil.
Bahkan, sejumlah titik tower hanya bisa dijangkau melalui jalur non-eksisting, sehingga tim harus membuka akses secara manual untuk mencapai lokasi.
Meski demikian, kegiatan tetap berjalan sesuai target berkat koordinasi intensif antara Tim Sertifikasi Aset PLN UIP KLT, Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3), dan Kantah Kukar.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
