JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Niat shalat Idul Adha 2026 penting diketahui umat Islam sebelum melaksanakan shalat Ied di lapangan maupun di masjid-masjid.
Umat Islam di Indonesia akan serentak menjalankan shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah pada Rabu, 27 Mei 2026.
Shalat Idul Adha sangat dianjurkan bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
Ulama sepakat, hukum shalat Idul Adha adalah sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan untuk dikerjakan setiap umat Islam. Sebab, ibadah sunnah tersebut menjadi salah satu syi'ar keagamaan (syi'ar min sya'air al-Islam).
Hal ini berdasarkan hadits berikut:
"Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkata bahwa orang-orang Jahiliyah punya dua hari dalam satu tahun dan merayakannya dengaan main-main. Ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, Nabi SAW bersabda: Dahulu kalian punya dua hari untuk merayakannya, lalu Allah menggantinya bagi kalian yang lebih baik, yaitu Hari Fithri dan hari Adha". (HR An Nasai).
Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat MA memaparkan, shalat Idul Adha dianjurkan dilaksanakan lebih siang dibandingkan shalat Idul Fitri. Hal ini mengacu pada hadits Nabi SAW :
أنَّ رَسُول اللَّهِ كَتَبَ إِلَى بَعْضِ الصَّحَابَةِ : أَنْ يُقَدِّمَ صَلاَةَ الأْضْحَى وَيُؤَخِّرَ صَلاَةَ الْفِطْرِ
Artinya: Bahwa Rasulullah SAW memerintahkan kepada beberapa shahabatnya untuk memajukan waktu shalat Adha dan mengakhirkan waktu shalat fithr. (HR. Asy-Syafi'i).
Adapun shalat Idul Adha dikerjakan dengan dua rakaat. Pada rakaat pertama membaca takbir sebanyak 7 kali dan di rakaat kedua membaca takbir 5 kali.
Adapun niat shalat Idul Adha berikut ini:
اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا /إِمَامًا) للهِ تَعَالَى
"Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati (makmuman/imaaman) lillaahi ta'aalaa"
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."
Editor : Abriandi
Artikel Terkait
