Untuk mengatasi situasi ini, lebih dari 12.800 personel gabungan dari Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, relawan, hingga Masyarakat Peduli Api dikerahkan di jalur darat.
Penanganan darat berfokus pada patroli, penyekatan, hingga pengaktifan sumur bor untuk mengantisipasi menipisnya sumber air permukaan saat proses pendinginan lahan gambut.
Di jalur udara, Operasi Modifikasi Cuaca terus dioptimalkan sesuai ketersediaan awan potensial, di mana penyemaian telah menyumbang jutaan meter kubik air hujan di Kalimantan Barat dan Tengah.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
