Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terekam CCTV Pria Berpakaian Serba Hitam Coba Bobol ATM di Martapura Pakai Las
Advertisement . Scroll to see content

Pasca Insiden Ledakan, Struktur Pabrik V Pupuk Kaltim Masih Rawan

Kamis, 28 Juli 2022 | 19:28 WIB
  • author Roy Marisi
Pasca Insiden Ledakan, Struktur Pabrik V Pupuk Kaltim Masih Rawan
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutedjo. (Foto: dok. iNews.id)

BONTANG, iNews.id - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri cabang Jawa Timur turut dilibatkan dalam investigasi penyebab over firing di pabrik V PT Pupuk Kaltim di Bontang.

Bersama penyidik Satreskrim Polres Bontang, tim forensik beranggotakan empat personel akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi insiden.

“Iya benar (sudah sampai), sore ini penyidik dan tim internal PKT akan masuk melakukan olah TKP,” ungkap Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutedjo melalui pesan singkat, Kamis (28/7/2022).

Jelang olah TKP, beredar kabar bahwa penyidik Kepolisian dilarang masuk ke titik terjadinya ledakan di dalam pabrik. Namun, Yusuf menepis informasi tersebut. 

Ia meluruskan bahwa pihaknya hanya diminta menunggu beberapa waktu hingga tim teknis internal (Pupuk Kaltim) selesai mempersiapkan jalur yang aman menuju lokasi titik ledakan. Pasalnya struktur pabrik diperkirakan masih rawan pasca insiden ledakan.

“Jadi (tim teknis) masih melakukan penguatan struktur karena ada beberapa yang rapuh,” terangnya.

Mengenai proses penyelidikan, penyidik sejauh ini telah meminta keterangan empat operator mesin pabrik. Namun, Yusuf enggan menyampaikan lebih jauh mengenai apa saja yang ditemukan tim forensik selama proses olah TKP.

“Kan masih proses. Jadi soal itu (hasil olah tkp) belum bisa saya jawab,” singkatnya.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut