Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dikira Isi Jelly, Mahasiswa di Kutai Kartanegara Tertangkap Bawa 1  Kilogram Sabu dalam Toples
Advertisement . Scroll to see content

Pengamat: Jelang Pemilu 2024, Kriminalisasi dan Intimidasi Para Pengritik Kian Marak

Jum'at, 17 November 2023 | 19:49 WIB
  • author Tim iNews
Pengamat: Jelang Pemilu 2024, Kriminalisasi dan Intimidasi Para Pengritik Kian Marak
Pengamat menyebut jelang Pemilu 2024, Kriminalisasi dan Intimidasi para pengritik saat ini kian Marak. (Foto Ilustrasi : Ist)

Di luar pemilu, saat ini dua aktivis hak asasi manusia (HAM), Haris Azhar dan Fatia Maulidyanti terancam dibui hingga 4 tahun. Haris dan Fatia dianggap mencemarkan nama baik Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan karena mengkritik kepentingan bisnis Luhut di Papua. Kasus keduanya sedang disidangkan. 

Sebelumnya, Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani sepakat tindakan represif aparat penegak hukum atau kelompok masyarakat terhadap kritikus rezim Jokowi tak boleh dibiarkan. Ia meminta publik melapor bila mendapat tindakan represif dan intimidatif dari siapa pun. 

"Saya rasa kalau ada hal-hal yang terkait dengan warga atau orang yang merasa bahwa itu dari aparat keamanan yang (represif dan intimidatif) dilaporkan saja secara kita punya mekanisme hukum yang ada. Dengan melapor, paling tidak perbuatan itu terekspose ke publik," kata Jaleswari.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut