Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Warga Kepung Kantor Bupati Gowa, Tuntut Sitti Husniah Mundur
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda Gorontalo Minta Maaf dan Bertanggungjawab atas Pemukulan Wartawan RTV

Rabu, 25 Desember 2024 | 13:37 WIB
  • author Mukmin Azis
Kapolda Gorontalo Minta Maaf dan Bertanggungjawab atas Pemukulan Wartawan RTV
Kapolda Gorontalo Irjen Pudji menyampaikan permohonan maaf atas insiden kekerasan dilakukan oknum perwira polisi, Karo Ops Polda Gorontalo, Kombes Pol Tony E.P. Sinambela terhadap Wartawan RTV Ridha Yansa.(Foto: ist)

GORONTALO, iNewsBalikpapan.id- Kepala kepolisian daerah (Kapolda Gorontalo), Irjen Pudji Prasetijanto Hadi menerima puluhan jurnalis di Gorontalo yang melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda Gorontalo, Selasa (24/12/2024). Irjen Pudji menyampaikan permohonan maaf dan siap bertanggungjawab atas insiden kekerasan dilakukan oknum perwira polisi, Karo Ops Polda Gorontalo, Kombes Pol Tony E.P. Sinambela terhadap Wartawan Rajawali Televisi (RTV) Kontributor Gorontalo, Ridha Yansa.

Sebagai pimpinan, Kapolda mengaku bersalah atas tindakan aparatnya dalam melaksanakan tugasnya.

"Harusnya disalahkan adalah saya sebagai pimpinan di Polda ini. Saya yang harusnya bertanggungjawab. Apabila ada anggota yang salah dalam melaksanakan tugas, maka sebagian kesalahan anggota itu adalah kesalahan pimpinannnya.," ujar Kapolda Gorontalo di depan massa aksi.

Dirinya juga mengaskan akan mengevaluasi perosenalnya dalam proses pengamanan unjuk rasa, agar kejadian ini tidak terulang kembali.

“Semua orang tidak menginginkannya, termasuk saya. Kita tidak mencari siapa yang benar dan siapa yang salah, yang salah adalah saya sebagai Kapolda. Jadi dalam kesempatan ini, saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan media atas insiden kemarin,” ucap Pudji.

Kapolda Gorontalo juga berjanji akan mengganti semua kerugian yang dialami Ridha Yans, yakni ponsel rusak akibat insiden tersebut.

"Sekali lagi saya bersama jajaran minta maaf, semua kerugian yang dialami bersangkutan kami akan ganti," pungkasnya.

Sebelumnya, Senin (23/12) sekitar pukul 16.30 WITA, Wartawan RTV, Ridha Yansa tiba di lokasi aksi di depan Polda Gorontalo dan mulai melakukan peliputan. Aksi berjalan kondusif dengan massa HMI menyuarakan protes terkait isu rokok ilegal.

Massa aksi mulai membakar ban bekas sebagai simbol protes. Situasi memanas ketika pihak kepolisian berupaya memadamkan api dan menangkap beberapa demonstran. Saat itu, Ridha merekam jalannya aksi menggunakan ponsel, dengan ID card resmi terlihat jelas.

Saat merekam, Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol Tony E.P. Sinambela mendekati Ridha, memukul ponselnya hingga jatuh dan rusak. Ia melarang peliputan dengan berkata, “jangan dulu merekam.”

Setelah kejadian, Ridha mendapati ponselnya mengalami kerusakan serius pada layar dan LCD, sehingga tidak dapat digunakan lagi. Ia segera menjauh dari kerumunan untuk menghindari insiden lebih lanjut.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut