Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Balikpapan Jadi Tuan Rumah IIMS Garage 2026, 15 Merek Otomotif Berpartisipasi
Advertisement . Scroll to see content

Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu di Balikpapan, Dikemas dalam Teh China dan Obat Kuat

Minggu, 04 Mei 2025 | 13:51 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu di Balikpapan, Dikemas dalam Teh China dan Obat Kuat
Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram di Balikpapan, Kalimantan Timur.(Foto: Dok. Dittipidnarkoba Bareskrim Polri)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id– Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Modus para pelaku, sabu-sabu itu dikemas dalam 50 bungkus teh asal China dan bahkan disisipkan dalam kemasan obat kuat.

Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Sabtu (3/5) sekitar pukul 13.25 WITA di Jalan Pemakaman Kilo XVI, dekat Karang Joang, Balikpapan Utara. Informasi yang diterima kepolisian menyebut akan ada transaksi mencurigakan di lokasi tersebut.

“Tim kami menemukan 50 kantong teh China berwarna kuning berisi sabu seberat 50 kg brutto, serta satu paket obat kuat yang ternyata menyimpan tujuh klip plastik kecil berisi sabu,” ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso dalam konferensi pers, Minggu (4/5/2025).

Dua orang tersangka berhasil diamankan dalam operasi ini, yakni R (56) dan N (47). Berdasarkan pengakuan keduanya, barang haram tersebut rencananya akan disimpan terlebih dahulu sebelum diedarkan. Sementara paket sabu dalam kemasan obat kuat diketahui dibeli di kawasan Samarinda Seberang, tepatnya di Gang Langgar.

“Barang-barang itu akan digudangkan di rumah salah satu pelaku sambil menunggu instruksi berikutnya,” jelas Eko.

Seluruh barang bukti dan para pelaku kini telah dibawa ke Bareskrim Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut. Laboratorium forensik juga dilibatkan untuk memeriksa kandungan dari semua barang bukti yang disita.

“Kami akan terus mendalami jaringan ini hingga ke akarnya,” tegas Eko.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut