Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertamina Sanksi 160 SPBU di Kalimantan, Pelanggaran QR Code hingga BBM Subsidi Terungkap
Advertisement . Scroll to see content

Antrean BBM di Bali, Pertamina Gelontorkan 57,9 Juta Liter untuk Pulihkan Pasokan

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:22 WIB
  • author Iqbal Dwi Purnama
Antrean BBM di Bali, Pertamina Gelontorkan 57,9 Juta Liter untuk Pulihkan Pasokan
Pertamina Patra Niaga menambah pasokan BBM sekitar 57,9 juta liter untuk mempercepat pemulihan distribusi di Bali. (Foto: Dok. Pertamina)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id – Pertamina Patra Niaga menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 57,9 juta liter untuk mengatasi kelangkaan dan mempercepat pemulihan distribusi BBM di Bali. Langkah ini dilakukan setelah antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Dari total tambahan pasokan tersebut, sekitar 19 juta liter telah tiba di Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis. Sementara itu, sisa pasokan dijadwalkan tiba secara bertahap pada 14-17 Oktober 2026 untuk memperkuat ketersediaan Pertalite dan Pertamax.

Pertamina menyatakan kondisi pelayanan di sejumlah SPBU mulai berangsur kondusif. Namun, upaya pemulihan distribusi masih terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan mengoptimalkan pasokan, armada distribusi, serta operasional terminal dan SPBU untuk memperlancar penyaluran BBM.

“Kami terus mengoptimalkan pasokan dan distribusi BBM di Bali melalui penambahan suplai, kesiapan armada mobil tangki, serta pengoperasian terminal dan SPBU selama 24 jam. Saat ini, kondisi layanan di sejumlah wilayah mulai berangsur kondusif,” ujar Kitty dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut