get app
inews
Aa Text
Read Next : Kilometer 40 Terendam Banjir, Jalan Poros Tenggarong-Kota Bangun Lumpuh Total

Hujan Deras Landa Balikpapan, Banjir Setinggi Lutut Rendam Jalan MT Haryono

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:41 WIB
header img
Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (3/2/2026) berakibat terendamnya badan jalan MT Haryono. (Foto: ist)

BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.idHujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (3/2/2026). Akibatnya, sejumlah wilayah di kota minyak tersebut terendam banjir dengan ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

Kondisi ini mengganggu aktivitas warga sekaligus memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan utama.

Berdasarkan laporan warga, kawasan yang terdampak cukup parah antara lain Jalan MT Haryono, kawasan BJBJ, Balikpapan Baru, serta Jalan Patimura di Balikpapan Utara. Genangan air menutup badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas.

Air mulai naik sekitar pukul 14.20 Wita seiring hujan yang turun tanpa henti. Dalam waktu singkat, ketinggian genangan terus bertambah hingga mencapai titik maksimal, terutama di wilayah dengan kontur jalan rendah dan sistem drainase yang terbatas.

Selain lokasi tersebut, banjir juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik lain seperti Jalan Beller, kawasan DAM, Grand City, tanjakan Mazda, serta beberapa ruas jalan di kawasan BJBJ. Di beberapa lokasi, air bahkan menutupi hampir seluruh badan jalan, memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan atau mencari jalur alternatif untuk menghindari genangan.

Sejumlah petugas gabungan kepolisian, TNI dan unsur relawan terlihat berada di sejumlah titik banjir guna membantu para pengendara yang melintas.

Editor : Mukmin Azis

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut