Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gila Perang! Donald Trump Ingin Serang Kuba
Advertisement . Scroll to see content

Iran Berduka, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Tewas Dibom Israel-Amerika Serikat

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:51 WIB
  • author Rizky Agustian
Iran Berduka, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Tewas Dibom Israel-Amerika Serikat
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel. (foto: ist)

TEHERAN, iNewsBalikpapan.id - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dipastikan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi media Iran, Tasnim dan Fars serta Al Jazeera, Minggu (1/3/2026). Dilansir dari AP, televisi pemerintah Iran menyebut Khamenei berada di kediamannya ketika AS dan Israel melakukan serangan awal dimulai. 

Foto satelit dari Airbus memperlihatkan lokasi kediaman Khamenei dibom habis-habisan. Pemerintah Iran menyatakan, kematian Khamenei di kantornya disebut sebagai wujud komitmen berdiri di tengah rakyat dan di garis depan tanggung jawabnya seraya menghadapi arogansi global.

"Kepada rakyat Iran, kami ingin memberitahukan serangan biadab oleh pemerintah kriminal Amerika dan rezim Zionis yang jahat, teladan sejati iman, jihad, dan perlawanan, Pemimpin Tertinggi Revolusi, Ayatollah Agung Khamenei, telah berpulang dengan syahid,” kata pembawa acara membacakan pengumuman kematian Khamenei.

Pemerintah Iran telah menetapkan 40 hari masa berkabung dan tujuh hari libur untuk mengenang Khamenei. Sementara itu, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan kehilangan pemimpin besar.

"Kemartiran Khamenei di tangan teroris paling kejam dan algojo kemanusiaan adalah tanda legitimasi pemimpin besar ini dan penerimaan atas pengabdiannya yang tulus," tulis IRGC dalam pernyataannya dilansir Fars.

Editor: Abriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut