DPP Golkar Tegur Rudy Mas'ud : Harus Lebih Peka, Jangan Berlebihan
JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Dinamika politik di Kalimantan Timur (Kaltim) dalam beberapa waktu terakhir mendapat atensi khusus dari DPP Partai Golkar. Pengurus partai beringin menegur Gubernur Rudy Mas'ud untuk lebih peka dengan keinginan masyarakat.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji menegaskan, kepala daerah seharusnya peka terhadap kondisi masyarakat di tengah efisiensi yang dilakukan pemerintah.
"Kami mengimbau sekaligus memberikan arahan DPP Partai Golkar, ayo kita peka terhadap suasana, ayo kita peka terhadap kondisi masyarakat kita," kata Sarmuji dalam keterangannya dikutip Sabtu (25/4/2026).
Imbauan itu terkait aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di kantor Gubernur Kaltim pada Selasa 21 April 2026 lalu. Demontrasi itu terkait sorotan terhadap anggaran Pemprov Kaltim yang dinilai belum transparan.
Dalam unjuk rasa tersebut, Rudy Mas'ud yang notabene merupakan kader tulen Partai Golkar ogah menemui pengunjuk rasa hinga akhirnya berujung ricuh.
Sarmuji mengingatkan agar kepala daerah menunjukkan kesederhanaan sebagai pejabat publik agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial atau polemik di tengah masyarakat.
"Jangan sampai tampak berlebihan, baik itu yang sifatnya pribadi maupun yang sifatnya dinas," ujarnya.
Gejolak di masyarakat diawali dengan pembelian mobil dinas gubernur seharga Rp8,5 miliar. Kebijakan tersebut menuai polemik lantaran tidak sejalan dengan program efisiensi pemerintah.
Editor : Abriandi