Ratusan Sopir Truk Pasir Demo Kelangkaan Solar di Balikpapan, Arus Lalu Lintas Jalan Utama Lumpuh
BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id — Ratusan sopir truk pasir menggelar aksi mogok massal dengan mendatangi kantor pemerintah kota dan DPRD di Balikpapan, Senin (4/5/2026). Aksi ini dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi yang tak kunjung teratasi.
Dalam aksi tersebut, para sopir mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis solar yang sudah berlangsung lama. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan BBM meski harus mengantre berhari-hari.
Para sopir menilai kebijakan mulai dari pembatasan jam operasional, batas muatan, hingga kelengkapan administrasi belum sepenuhnya mempertimbangkan kondisi di lapangan, terlebih di tengah sulitnya mendapatkan solar.
“Kami tidak menolak aturan, tetapi berharap ada kebijakan yang lebih adil dan realistis,” ujar salah satu sopir yang terlibat dalam aksi.
Kelangkaan solar disebut terjadi di dua SPBU utama di kawasan Jalan Soekarno Hatta kilometer 13 dan kilometer 15. Bahkan, antrean truk di SPBU kilometer 15 disebut mencapai hingga 5 kilometer, dengan jumlah kendaraan mencapai 200 hingga 250 unit per hari.
“Sudah antre berhari-hari, tetapi saat giliran tiba, solar malah habis mas,” keluh para sopir.
Salah satu Koordinator aksi, Ismail, menyebut aksi ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi yang terus berulang tanpa solusi. Banyak sopir, kata dia, terpaksa menginap hingga dua hari di SPBU demi mendapatkan solar subsidi.
“Kasus ini sudah bertahun-tahun tidak terselesaikan. Kami minta pemerintah segera bertindak,” tegasnya.
Aksi ratusan truk ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama, termasuk Jalan Jenderal Sudirman. Polisi terpaksa mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan.
Editor : Mukmin Azis