Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertamina Sanksi 160 SPBU di Kalimantan, Pelanggaran QR Code hingga BBM Subsidi Terungkap
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Sopir Truk Pasir Demo Kelangkaan Solar di Balikpapan, Arus Lalu Lintas Jalan Utama Lumpuh

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:27 WIB
  • author Mukmin Azis
Ratusan Sopir Truk Pasir Demo Kelangkaan Solar di Balikpapan, Arus Lalu Lintas Jalan Utama Lumpuh
Ratusan sopir truk pasir menggelar aksi mogok massal dengan mendatangi kantor pemerintah kota dan DPRD di Balikpapan, Senin (4/5/2026). (Foto: tangkapan layar)

BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id — Ratusan sopir truk pasir menggelar aksi mogok massal dengan mendatangi kantor pemerintah kota dan DPRD di Balikpapan, Senin (4/5/2026). Aksi ini dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi yang tak kunjung teratasi.

Dalam aksi tersebut, para sopir mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis solar yang sudah berlangsung lama. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan BBM meski harus mengantre berhari-hari.

Para sopir menilai kebijakan mulai dari pembatasan jam operasional, batas muatan, hingga kelengkapan administrasi belum sepenuhnya mempertimbangkan kondisi di lapangan, terlebih di tengah sulitnya mendapatkan solar.

“Kami tidak menolak aturan, tetapi berharap ada kebijakan yang lebih adil dan realistis,” ujar salah satu sopir yang terlibat dalam aksi.

Kelangkaan solar disebut terjadi di dua SPBU utama di kawasan Jalan Soekarno Hatta kilometer 13 dan kilometer 15. Bahkan, antrean truk di SPBU kilometer 15 disebut mencapai hingga 5 kilometer, dengan jumlah kendaraan mencapai 200 hingga 250 unit per hari.

“Sudah antre berhari-hari, tetapi saat giliran tiba, solar malah habis mas,” keluh para sopir.

Salah satu Koordinator aksi, Ismail, menyebut aksi ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi yang terus berulang tanpa solusi. Banyak sopir, kata dia, terpaksa menginap hingga dua hari di SPBU demi mendapatkan solar subsidi.

“Kasus ini sudah bertahun-tahun tidak terselesaikan. Kami minta pemerintah segera bertindak,” tegasnya.

Aksi ratusan truk ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama, termasuk Jalan Jenderal Sudirman. Polisi terpaksa mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, menegaskan pihaknya mengedepankan pendekatan persuasif, namun mengingatkan agar aksi tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kami menghormati penyampaian pendapat, tapi jangan sampai merugikan masyarakat luas atau membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Rekaman video amatir yang beredar juga memperlihatkan deretan panjang truk memadati jalan protokol, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Menanggapi aksi tersebut, pemerintah kota bersama DPRD Balikpapan berjanji akan segera memanggil pihak Pertamina untuk mencari solusi atas kelangkaan solar subsidi. Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki distribusi BBM dan mengakhiri antrean panjang yang selama ini dikeluhkan para sopir.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut