Tiga Hari Menghilang, Kakek 71 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Kandilo
TANA PASER, iNewsBalikpapan.id – Seorang petani berinisial H (71) tewas mengapung di Sungai Kandilo, Paser Belengkong, Paser pada Jumat (12/6/2026). Sebelum ditemukan meninggal, korban dilaporkan tidak kunjung pulang ke rumah sejak Rabu lalu.
Kapolsek Paser Belengkong, Iptu Widodo menjelaskan, korban dilaporkan hilang sejak Rabu (10/6/2026) setelah tidak kunjung pulang ke rumahnya setelah bekerja di sawah di Desa Pasir Belengkong.
Keluarga yang melakukan pencarian hanya menemukan sepeda dan sandal milik korban di sekitar area persawahan di tepi Sungai Kandilo.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Paser, Satpolairud Polres Paser, Polsek Belengkong, dan masyarakat kemudian melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi.
"Setelah laporan orang hilang diterima, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian korban di sekitar area persawahan di Sungai Kandilo, namun hasilnya nihil," jelas Kapolsek dalam keterangannya dikutip Sabtu (13/6/2026).
Pada Jumat (12/6/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA, seorang pemancing bernama Ahmadu bersama dua rekannya menemukan jenazah lansia mengapung di perairan Sungai Kandilo, wilayah Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot.
Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Dari hasil identifikasi, jenazah dipastikan merupakan korban H yang sebelumnya dilaporkan hilang tiga hari sebelumnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan jenazah, polisi langsung menyerahkan korban ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum sehingga korban langsung diserahkan untuk dimakamkan," tambahnya.
Editor : Abriandi