Trump dan Pezeshkian Teken MoU Damai, Perang Iran vs Amerika Serikat Berakhir?
PARIS, iNewsBalikpapan.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai untuk mengakhiri perang pada Rabu (17/6/2026) malam waktu Prancis.
Penandatanganan MoU ini disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron usai jamuan makan malam di Istana Versailles.
"Saya baru saja menandatanganinya (MoU)," kata Trump, kepada wartawan, dikutip Kamis (18/6/2026).
Portal berita Axios sebelumnya melaporkan Trump telah menandatangani salinan MoU perjanjian damai dengan Iran. Foto dokumen yang diteken juga disebut telah dikirim ke Iran serta negara-negara mediator yang terlibat dalam proses perundingan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei membenarkan jika MoU untuk mengakhiri perang yang pecah sejak 28 Februari 2026 tersebut telah ditandatangani oleh kedua kepala negara.
"Saat ini, saya berasumsi naskah tersebut telah ditandatangani secara resmi oleh presiden kedua negara. Saya kira sudah ditandatangani," ujar Baghaei kepada stasiun televisi Iran, Kamis (18/6/2026).
Baghaei mengatakan, penandatanganan oleh kedua pemimpin menjadi bagian penting dalam upaya mengakhiri perang.
Di sisi lain, Presiden Macron juga merilis video yang memperlihatkan Trump menandatangani dokumen tersebut.
“Presiden Trump menandatangani perjanjian antara Iran dan Amerika Serikat malam ini di Versailles,” tulis Macron dalam unggahannya di media sosial X.
Macron menyebut langkah itu sebagai momentum penting menuju perdamaian yang lebih langgeng sekaligus memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz yang selama ini menjadi salah satu titik ketegangan utama di kawasan.
"Ini adalah langkah penting ke arah yang tepat bagi rekan-rekan senegara yang segera memungkinkan penurunan harga minyak dunia,” ujarnya.
Meski telah ditandatangani, pengesahan resmi MoU baru akan dilakukan pada Jumat (19/6/2026) di Jenewa, Swiss. Namun, hanya akan dihadiri oleh para kepala juru runding dari AS dan Iran, bukan oleh Trump maupun Pezeshkian secara langsung.
Perjanjian damai itu berlaku selama 60 hari ke depan dan menandai berakhirnya perang antara AS dan Iran yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026.
Editor : Abriandi