Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ibu dan Anak Ditikam di Muara Jawa, Pelaku Punya Riwayat Gangguan Jiwa 
Advertisement . Scroll to see content

Jogging Subuh Berujung Maut, Kakek di Sragen Tewas Ditusuk Tetangga

Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB
  • author iNewsTV
Jogging Subuh Berujung Maut, Kakek di Sragen Tewas Ditusuk Tetangga
Ilustrasi kakek di Sragen tewas ditusuk tetangga saat jogging subuh. (Foto: ist)

SRAGEN, iNewsBalikpapan.id – Rutinitas jogging subuh kakek Ngadiman (65) berakhir tragis. Lansia asal Dukuh Masaran, Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, itu tewas ditusuk tetangganya saat melintas di depan rumah terduga pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2026) pagi. Ngadiman yang sehari-hari bekerja sebagai petani ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan.

Warga yang mengetahui kejadian langsung berdatangan ke lokasi. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dia dinyatakan meninggal dunia di tempat.

Saksi mata, Sugiyono, mengatakan korban mengalami beberapa luka akibat serangan senjata tajam. Bahkan, korban disebut sempat didorong hingga terjatuh sebelum ditusuk.

"Korban ditusuk, lukanya banyak. Saya takut waktu itu jadi tidak berani mendekat," ujar Sugiyono, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, korban tidak sempat melakukan perlawanan ketika diserang.

"Saat kejadian korban didorong sampai jatuh lalu ditusuk, tak ada perlawanan. Korban meninggal dunia di tempat," katanya.

Kapolsek Masaran AKP Priyatno mengatakan kejadian bermula ketika korban selesai salat subuh. Seperti biasa, Ngadiman kemudian keluar rumah untuk berolahraga dengan jogging di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Saat melintas di depan rumah tetangganya yang berinisial S (35), terjadi penyerangan yang membuat korban mengalami luka serius.

Polisi menduga aksi tersebut berkaitan dengan perselisihan antara korban dan terduga pelaku sehari sebelumnya. Keduanya disebut sempat terlibat cekcok di sawah terkait persoalan aliran air.

"Korban kemarin sempat cekcok dengan pelaku di sawah soal aliran air. Pelaku ini mungkin tersinggung sehingga saat bertemu paginya terjadi kejadian itu," ujar AKP Priyatno.

Korban mengalami sekitar empat hingga lima luka tusukan di sejumlah bagian tubuh, termasuk leher, pinggang, dan punggung.

Setelah kejadian, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban juga dievakuasi untuk menjalani autopsi.

Polisi kini masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami keterangan terduga pelaku untuk mengungkap kronologi serta motif penyerangan tersebut.

Kasus ini ditangani Unit Reskrim Polsek Masaran bersama Satreskrim Polres Sragen.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut