get app
inews
Aa Text
Read Next : Berangkat Sekolah, Pelajar 17 Tahun Tewas dalam Kecelakaan di Grand City Balikpapan

Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Begini Kronologinya

Minggu, 19 April 2026 | 18:58 WIB
header img
Ilustrasi, Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara Nus Kei tewas ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4/2026). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei tewas ditikam di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4/2026). Polisi bergerak cepat menangkap dua pelaku penikaman usai kejadian.  

Kronologi kejadian bermula saat Nus Kei baru tiba dari Jakarta dengan menggunakan pesawat di Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4/2026). Berdasarkan informasi, penikaman terjadi pukul 11.25 WIT.

Saat kejadian, korban sedang berjalan menuju pintu keluar. Secara tiba-tiba, pelaku mendekat dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam.  

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” ujar Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, Minggu (19/4/2026).

Dalam video yang beredar terlihat suasana mencekam di areal bandara saat terjadi penikaman tersebut. Sementara korban yang terluka langsung dibawa keluarga ke RS Karel Sadsuitubun pukul 12.00 WIT.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis intensif, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran. Hanya dalam waktu dua jam, dua terduga pelaku berhasil ditangkap.

Keduanya berinisial HR (28) dan FU (36). Keduamya kini menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Maluku Tenggara.

Hingga kini, motif penikaman masih dalam penyelidikan intensif.

“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” ujarnya.

Editor : Mukmin Azis

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut