Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terseret Arus saat Berenang di Pantai Kemala Balikpapan, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Advertisement . Scroll to see content

Snorkeling di Pulau Derawan Berujung Duka, Lansia 63 Tahun Tewas Terseret Arus

Kamis, 17 September 2026 | 22:16 WIB
  • author Abriandi
Snorkeling di Pulau Derawan Berujung Duka, Lansia 63 Tahun Tewas Terseret Arus
Petugas mengevakuasi jenazah lansia yang tenggelam saat snorkeling di Pulau Derawan, Berau. (foto: ist)

TANJUNG REDEB, iNewsBalikpapan.id – Liburan satu keluarga ke Pulau Derawan berujung duka. Seorang lansia bernama Riyo (63) tewas tenggelam setelah terseret arus saat snorkeling.

Putranya, Andri (39) yang berusaha menyelamatkan korban juga nyaris kehilangan nyawa. Dia jatuh pingsan usai diduga karena kelelahan berenang, Insiden tragis itu terjadi pada Selasa (15/9/2026) di di perairan Kampung Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan.

Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 07.30 WITA setelah rombongan korban yang menginap di Masaya Cottage selesai sarapan. 

Korban Riyo kemudian berjalan menuju area snorkeling bersama anaknya, Andri (39). Tidak lama kemudian, korban kemudian berenang menuju arah Beach Cafe tanpa mengenakan rompi pelampung.

"Saat berenang kembali, arus laut tiba-tiba deras lalu menyeret Riyo hingga membuat korban lemas dan tenggelam," jelasnya Kamis (17/9/2026). 

Andri bersama kerabatnya, Rudi (32) kemudian berusaha menolong ayahnya dan langsung berenang ke arah korban. Sekitar pukul 08.00 WITA, korban berhasil dievakuasi dari air, namun mengalami penurunan kondisi fisik.

 Korban kemudian langsung dievakuasi ke Puskesmas Pulau Derawan untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, meski sempat mendapatkan pertolongan di puskesmas setempat, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. 

Sementara itu, Andri yang sempat kehilangan kesadaran seusai berupaya menyelamatkan ayahnya kini berada dalam penanganan tim medis. Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju Tanjung Redeb menggunakan kapal cepat. 

"Kami mengimbau seluruh wisatawan yang beraktivitas di perairan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengoperasikan perlengkapan keselamatan seperti pelampung," tambahnya.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut