Snorkeling di Pulau Derawan Berujung Duka, Lansia 63 Tahun Tewas Terseret Arus
TANJUNG REDEB, iNewsBalikpapan.id – Liburan satu keluarga ke Pulau Derawan berujung duka. Seorang lansia bernama Riyo (63) tewas tenggelam setelah terseret arus saat snorkeling.
Putranya, Andri (39) yang berusaha menyelamatkan korban juga nyaris kehilangan nyawa. Dia jatuh pingsan usai diduga karena kelelahan berenang, Insiden tragis itu terjadi pada Selasa (15/9/2026) di di perairan Kampung Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 07.30 WITA setelah rombongan korban yang menginap di Masaya Cottage selesai sarapan.
Korban Riyo kemudian berjalan menuju area snorkeling bersama anaknya, Andri (39). Tidak lama kemudian, korban kemudian berenang menuju arah Beach Cafe tanpa mengenakan rompi pelampung.
"Saat berenang kembali, arus laut tiba-tiba deras lalu menyeret Riyo hingga membuat korban lemas dan tenggelam," jelasnya Kamis (17/9/2026).
Andri bersama kerabatnya, Rudi (32) kemudian berusaha menolong ayahnya dan langsung berenang ke arah korban. Sekitar pukul 08.00 WITA, korban berhasil dievakuasi dari air, namun mengalami penurunan kondisi fisik.
Korban kemudian langsung dievakuasi ke Puskesmas Pulau Derawan untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, meski sempat mendapatkan pertolongan di puskesmas setempat, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, Andri yang sempat kehilangan kesadaran seusai berupaya menyelamatkan ayahnya kini berada dalam penanganan tim medis. Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju Tanjung Redeb menggunakan kapal cepat.
"Kami mengimbau seluruh wisatawan yang beraktivitas di perairan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengoperasikan perlengkapan keselamatan seperti pelampung," tambahnya.
Editor: Abriandi