Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next :  Anggota TNI Tewas Ditembak Sesama Tentara di Tempat Hiburan Malam, Dipicu Senggolan saat Joget
Advertisement . Scroll to see content

Letda Jihad Ahmad Al Rasyid Diduga Tewas Ditembak di Markas Kopassus, Keluarga Tuntut Keadilan

Senin, 26 Oktober 2026 | 21:12 WIB
  • author Tim iNews
Letda Jihad Ahmad Al Rasyid Diduga Tewas Ditembak di Markas Kopassus, Keluarga Tuntut Keadilan
Perwira Kopassus, Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid diduga tewas ditembak rekannya Mako Grup-2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura Solo, Jawa Tengah. (foto: ilustrasi/ist)

SORONG, iNewsBalikpapan.id – Perwira Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid meregang nyawa di Markas Komando Grup-2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura Solo, Jawa Tengah.

Perwira pertama TNI itu diduga tewas ditembak rekan sejawatnya saat bertugas. Ironisnya, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak Kopassus maupun Mabes TNI.

Kasus kematian korban ini membuat pihak keluarga gusar. Mereka menuntut Mabes TNI transparan terkait insiden penembakan yang diduga dilakukan prajurit Kopassus.

Perwakilan keluarga, Lantoga Sapua menyatakan, pihaknya hanya menerima informasi awal bahwa terduga pelaku telah ditangani secara internal kesatuan. Namun detail kronologi kejadian termasuk status hukumnya pelaku tidak dijelaskan. 

"Kami butuh kepastian dan keterbukaan. Keluarga hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana proses hukum terhadap pelaku," tegas Lantoga Sapua, Senin (26/10/2026). 

Letda Jihad sebelumnya telah dimakamkan secara militer di Taman Makam Bahagia Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (25/10/2026). Dangrup 2 Kopassus, Brigjen TNI Edwin Apria Candra mengawal langsung jenazah korban.

Almarhum diketahui adalah putra kedua Kapenrem 181/PVT Sorong, Mayor Inf Triyana dan Sekretaris Dinas PM-PTSP Kota Sorong, Zainab Jelfoom. 

Dangrup 6 Kopassus Brigjen TNI Richard Arnold Y Sangari yang memimpin langsung  upacara pemakaman secara militer menegaskan komitmen moral kesatuan untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan peradilan militer yang berlaku.

Sayangnya, Mako Kopassus belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai motif maupun perkembangan penahanan terhadap terduga pelaku penembakan.

Sementara itu, anggota DPD, Hartono, yang hadir melayat ke rumah duka berkomitmen mengawal penanganan kasus tersebut ke tingkat pusat. Hartono mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI Rafael Granada Baay, serta berencana membawa persoalan ini ke meja rapat dewan.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut