Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Api di Hutan Kalimantan Masih Membara, Kabut Asap Karhutla Terdeteksi di Langit Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Peringatkan Cuaca Ekstrem 29-31 Oktober, Kalimantan Masuk Wilayah Waspada

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:36 WIB
  • author Jonathan Simanjuntak
BNPB Peringatkan Cuaca Ekstrem 29-31 Oktober, Kalimantan Masuk Wilayah Waspada
Ilustrasi cuaca Ekstrem. (Foto : Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 29-31 Oktober 2026. Sebanyak tujuh provinsi masuk kategori siaga terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan tujuh provinsi yang masuk kategori siaga meliputi Aceh, Lampung, Bengkulu, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

"Kami perlu menyampaikan kembali bahwa potensi cuaca ekstrem dapat terjadi di beberapa provinsi maupun pulau untuk siaga cuaca ekstrem," kata Berton dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Selain kategori siaga, BNPB juga menetapkan sejumlah wilayah dalam kategori waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat. Wilayah tersebut mencakup seluruh Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, Maluku dan Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Papua.

"Cuaca ekstrem ini juga dapat terjadi di tingkat waspada di mana hujan sedang maupun lebat di seluruh Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, Maluku dan Maluku Utara, NTB, NTT maupun Papua," ujarnya.

BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah akibat kondisi cuaca tersebut.

Masyarakat diminta mewaspadai dampak hujan intensitas tinggi, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan, serta mengikuti perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi terkait.

"Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat dan Pemerintah Daerah untuk senantiasa kesiapsiagaan terhadap bahaya hidrometeorologi basah," pungkasnya.

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut