Suasana sidang berubah setelah calon Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa menyampaikan sikap bersama empat kandidat lainnya.
Zulfa mengatakan, dirinya bersama KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, KH Abdul Ghaffar RoIn atau Gus Rozin, KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, dan KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam telah sepakat agar pemilihan Ketum PBNU dilakukan melalui AHWA.
"Saya ingin menyampaikan hasil komunikasi dengan para caketum, calon ketua umum, yang selama ini kita sudah dengar namanya. Saya Zulfa Mustofa, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), KH Abdul Ghaffar RoIn (Gus Rozin), KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) sepakat pemilihan ketua umum dilakukan Ahlul Halli wal Aqdi. Dan saya memohon kepada caketum yang lain agar bisa juga bersepakat seperti kami berlima," katanya.
Pernyataan tersebut membuat suasana Sidang Pleno III menjadi riuh.
Sekretaris Steering Committee sekaligus pimpinan sidang, Prof Mohammad Nuh, kemudian menegaskan bahwa musyawarah mufakat tetap menjadi pilihan yang akan ditempuh.
Namun, apabila mufakat tidak tercapai, voting akan dilakukan untuk menentukan mekanisme pemilihan.
Editor : Abriandi
