Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun bekas kekerasan. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban diketahui sering melintas dan menumpang di warung-warung yang berada di sekitar lokasi untuk beristirahat.
"Korban diketahui tidak memiliki tempat tinggal tetap dan sebatangkara di Samarinda. Dugaan awal, korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya," ujarnya.
Dari TKP, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban berupa tas yang berisi dompet, KTP, telepon genggam, HT dan uang tunai, serta bungkus obat Herbasam. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani outopsi.
Editor : Abriandi
Artikel Terkait
