Sadap Presiden Prabowo Subianto, Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Bekerja untuk Siapa?

Binti Mufarida
Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditetapkan sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo Subianto bersama dua perwira tinggi Polri lainnya. (foto: ist)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Pengungkapan kasus dugaan penyadapan  terhadap Presiden Prabowo Subianto mengundang pertanyaan. Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diduga menjadi aktor intelektual dibalik tindakan ilegal tersebut diduga tidak bekerja sendiri.

Penilaian tersebut disampaikan pakar komunikasi politik Effendi Gazali. Dia menyatakan, kasus penyadapan Presiden Prabowo bukan sekadar persoalan pelanggaran hukum namun mengarah pada tindakan makar.

Effendi menduga kemungkinan keterlibatan pihak dari dalam negeri, bukan semata-mata ancaman dari luar negeri.

"Saya mau mengatakan pada malam ini, ini soal makar.vTernyata yang selama ini dinyatakan oleh Pak Prabowo itu ada antek-antek asing, ternyata asingnya di dalam ini loh,” kata Effendi dalam dialog Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa (3/11/2026) malam..

Effendi menilai,  penyadapan tersebut mengindikasikan pelakunya memiliki kemampuan profesional. Situasi itu menjadi ironi karena ancaman yang sebelumnya dibayangkan berasal dari pihak asing justru diduga melibatkan orang dalam.

Editor : Abriandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network