Kebakaran Pasar Sanggam Adji Dilayas Berau, 29 Toko dan Dua Rumah Ludes Dilalap Api

Abriandi
Pasar Sanggam Adji Dilayas Teluk Bayur terbakar hebat pada Rabu (4/11/2026) malam dan menghanguskan puluhan toko. (foto: ist/polres berau)

TANJUNG REDEB, iNewsBalikpapan.id - Kawasan Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD)  Teluk Bayur, Berau terbakar hebat pada Rabu (4/11/2026) malam. Puluhan toko dan rumah warga ludes dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.00 WITA tersebut.

 Informasi sejumlah saksi menyebutkan, api pertama kali muncul dari salah satu warung makan di bagian belakang pasar. Setelah itu, api membesar dengan cepat dan merembet ke bangunan  lainnya.

"Keterangan awal dari sejumlah saksi di lokasi, api muncul dari salah satu warung makan di bagian belakang pasar tepat setelah terjadi pemadaman aliran listrik,” jelas Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi dalam keterangannya Kamis (5/11/2026).

Material bangunan pasar yang didominasi kayu membuat api membesar dengan cepat dan menyebar ke seluruh area pasar. Warga bersama pedangang sempat mencoba melakukan pemadaman dengan paralatan seadanya.

Namun, kobaran api makin sulit dikendalikan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau kemudian mengerahkan armada ke TKP dibantu satu unit water cannon milik Sat Brimob Kompi III Batalyon C. 

Namun, upaya tim gabungan melakukan pemadaman sempat terkendala api yang berkobar dengan hebat.

"Bangunan toko sebagian besar dari kayu sehingga mudah terbakar dan membuat api cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya,” ujar AKP Suradi.

Berkat respons cepat dan kerja sama padu antara petugas gabungan dengan warga setempat, kobaran api akhirnya berhasil dikuasai sepenuhnya satu jam kemudian sekitar pukul 20.00 WITA.

Dari hasil pendataan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, sebanyak 29 toko di area belakang pasar serta dua unit rumah warga yang terdiri dari empat pintu ludes terbakar. 

Saat ini, kepolisian telah mengamankan lokasi kebakaran dan menerjunkan tim khusus untuk melakukan pendataan lebih detail serta mengusut penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Untuk total nilai kerugian material saat ini masih belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap inventarisasi. . Sementara itu, proses penyelidikan resmi tengah ditangani guna memastikan penyebab utama kebakaran,” pungkas AKP Suradi.

Editor : Abriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network