Sejalan dengan upaya pemulihan PLTGU Senipah, PLN juga terus mengoptimalkan berbagai langkah penguatan pasokan lainnya, baik melalui percepatan pemulihan pembangkit eksisting maupun penambahan kapasitas pembangkit sewa secara bertahap. Seluruh upaya tersebut dilakukan secara paralel untuk meningkatkan ketersediaan daya sekaligus menjaga kestabilan Sistem Interkoneksi Kalimantan.
Di sisi operasional, PLN terus melakukan pemantauan kondisi sistem dan pengaturan operasi secara terukur sesuai perkembangan kemampuan pasok pembangkit. Koordinasi lintas unit dan mitra pengelola juga terus diperkuat agar setiap peningkatan ketersediaan daya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
Chaliq menambahkan bahwa PLN memahami harapan masyarakat terhadap kondisi kelistrikan yang semakin baik. Oleh karena itu, seluruh upaya pemulihan terus didorong melalui kolaborasi, optimalisasi sumber daya, dan percepatan penanganan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan serta keandalan sistem.
“Kami memahami bahwa kondisi kelistrikan saat ini masih memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat dan dunia usaha. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. PLN bersama seluruh mitra pembangkit terus bekerja mengoptimalkan setiap langkah pemulihan agar ketersediaan pasokan listrik dapat semakin meningkat dan pelayanan kepada masyarakat berangsur membaik,” tambah Chaliq.
Melalui sinergi bersama pengelola PLTGU Senipah dan seluruh mitra pembangkit, PLN terus berkomitmen mengawal perkembangan penanganan serta mengoptimalkan langkah-langkah pemulihan secara berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat Sistem Interkoneksi Kalimantan dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
