Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolda Kaltim Ungkap Kronologi Pembunuhan Bocah di Kutai Timur, Pelaku Ditangkap di Balikpapan
Advertisement . Scroll to see content

Keji! Bocah 7 Tahun di PALI Tewas Dibunuh Ibu Kandung, Pelaku Mengidap Gangguan Jiwa

Kamis, 03 Agustus 2023 | 21:45 WIB
  • author Era Neizma Wedya
Keji! Bocah 7 Tahun di PALI Tewas Dibunuh Ibu Kandung, Pelaku Mengidap Gangguan Jiwa
Ibu yang diduga membunu anak kandung di Kabupaten PALI, Sumsel. (Foto: MPI/Era NW)

PALI, iNewsBalikpapan.id - Bocah berusia 7 tahun ditemukan tewas dalam rumahnya, Dusun III, Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan, Rabu (2/8/2023). Dia diduga dibunuh ibu kandung yang ditemukan hendak sholat tak lama usai kejadian.

Informasi diperoleh iNews, korban berinisial PN (7), bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 1. Dia pertama kali temukan bibinya bernama Menri.

Kapolsek Penukal Abab Iptu Arzuan mengatakan, korban diduga dibunuh Yeni Atika yang tidak lain ibu kandungnya.

"Korban dibunuh oleh ibu kandung yang mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa di Kota Palembang," ujar Arzuan, Kamis (3/8/2023).

Dia menjelaskan peristiwa tragis itu terungkap saat sang bibi baru pulang mencari rumput untuk makanan sapi elihat pintu toko tempat korban tinggal terbuka. Dia lalu masuk ke rumah adiknya tersebut dan melihat korban terbaring dengan posisi tengkurap.

Setelah itu karena sudah menjelang magrib, sang bibi mencoba membangunkan korban. Namun betapa terkejutnya dia saat membalikkan tubuh keponakannya tersebut sudah tidak bernyawa. Saksi lantas berteriak minta tolong yang didengar warga sekitar rumah. 

“Saat itu, pelaku ditemukan saksi Menri sedang berada di kamar hendak melaksanakan sholat. Saat ditanyai warga ke mana anaknya, dia menjawab korban jatuh dekat kompor dan meninggal," katanya. 

Editor: Mukmin Azis

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut