Situasi Iran Memanas, Aksi Demonstrasi Tewaskan 217 Orang
Meskipun demonstrasi sebagian besar berlangsung damai, dengan seruan "Kebebasan" dan "Matilah Diktator," beberapa gedung pemerintah dirusak.
Kelompok hak asasi manusia (HAM) pada Jumat melaporkan jumlah korban tewas yang jauh lebih rendah daripada yang disampaikan dokter tersebut.
Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia berbasis di Washington DC, Amerika Serikat (AS) itu hanya menghitung korban yang telah teridentifikasi. Laporan awal menunjukkan 63 orang tewas sejak demo bergulir, termasuk 49 warga sipil.
Jumlah korban tewas muncul ketika rezim menyiarkan serangkaian pesan yang mengancam.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam pidatonya pada Jumat menyatakan Republik Islam tidak akan mundur menghadapi para perusak yang berusaha menyenangkan Presiden AS Donald Trump.
Sementara itu, jaksa Teheran menyatakan para demonstran akan menghadapi hukuman mati. Sementara itu, seorang pejabat Garda Revolusi Islam memperingatkan orang tua untuk menjauhkan anak-anak dari demonstrasi
“Jika peluru mengenai Anda, jangan mengeluh,” ujar pejabat Garda Revolusi itu.
Editor : Mukmin Azis