Jangan Langsung Dimakan! Lakukan Hal Ini Sebelum Buka Puasa dengan Kurma
JAKARTA, iNewsBalikpapan.id – Anjuran untuk mencuci kurma sebelum dikonsumsi belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Imbauan tersebut bahkan disebut-sebut berasal dari otoritas pengawas pangan Arab Saudi. Lantas, apakah informasi itu benar?
Isu mengenai kewajiban mencuci kurma sebelum dimakan memang tengah viral. Berdasarkan penelusuran iNews.id, anjuran tersebut ternyata memiliki dasar yang kuat. Kurma memang disarankan untuk dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
Tujuan mencuci kurma adalah untuk membersihkan sisa kotoran, debu, maupun residu berbahaya lain yang mungkin menempel pada permukaan buah. Jika tidak dibersihkan, zat-zat tersebut berpotensi berdampak negatif bagi kesehatan, meski kurma sendiri dikenal sebagai buah yang kaya manfaat.
Seorang kreator konten yang memperkenalkan diri sebagai Duta Kurma Indonesia, Ahmad Bagarib, menjelaskan bahwa tampilan kurma yang terlihat bersih dan mengkilap belum tentu menjamin keamanannya. Menurut dia, perjalanan kurma dari pohon hingga ke tangan konsumen melewati proses panjang yang memungkinkan paparan polutan tak kasat mata.
"Ini mengapa sebaiknya mencuci kurma dulu sebelum mengonsumsinya. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa kurma yang terlihat bersih bisa jadi mengandung kotoran dan debu yang banyak," katanya dalam video yang diunggah di akun instagram, dikutip Minggu (22/2/2026).
Ahmad menuturkan, proses pascapanen kurma umumnya dilakukan di ruang terbuka. Tahapannya meliputi penjemuran di bawah sinar matahari, penyortiran, hingga pengemasan dan distribusi. Setiap proses tersebut membuka peluang debu maupun polutan lain menempel pada kulit buah.
"Kurma yang dipanen, dijemur, disortir, dikemas lalu didistribusikan bisa jadi debu dan kotoran menempel pada kurma tersebut. Belum lagi apabila kurma tersebut mengandung pestisida, tentunya harus dicuci terlebih dahulu," ucap dia.
Editor : Abriandi