AS Panen Untung gegara Perang Iran, Jual Paket Senjata Rp149 Triliun ke Negara Timur Tengah
Dalam serangkaian pengumuman pada hari Jumat, Departemen Luar Negeri AS mengatakan telah memberikan penjelasan terperinci atas keadaan darurat yang memerlukan penjualan tersebut demi kepentingan keamanan nasional AS, dengan melewati proses peninjauan kongres yang diuraikan dalam Undang-Undang Pengendalian Ekspor Senjata.
Sebelumnya, pada Maret 2026 lalu, Departemen Luar Negeri menyetujui penjualan senjata terpisah senilai 16,5 miliar dolar AS ke UEA, Kuwait, dan Yordania.
Kesepakatan tersebut termasuk drone, rudal, sistem radar, dan pesawat F-16 untuk UEA, dan sistem radar pertahanan udara dan rudal untuk Kuwait.
Dalam laporan yang diterbitkan Center for Strategic and International Studies bulan lalu, AS memiliki persediaan yang cukup untuk perang melawan Iran, tetapi akan membutuhkan lebih banyak lagi untuk menghadapi musuh seperti China.
“Persediaan sebelum perang sudah tidak mencukupi; tingkat persediaan saat ini akan membatasi operasi AS jika terjadi konflik di masa depan,” tulis laporan tersebut.
Editor: Abriandi