get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebun Gizi Lansia Binaan PLN di Samarinda Jadi Contoh Pemberdayaan Berkelanjutan

Viral Pengendara Motor Dikeroyok di Depan Istri dan Anak di Samarinda, Berakhir Damai

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB
header img
Video pengeroyokan pengendara motor di Samarinda viral di media sosial.(Foto: tangkapan layar)

SAMARINDA, iNewsBalikpapan.id – Video seorang pengendara motor yang menjadi korban pengeroyokan di Jalan Anggur, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (17/7/2026) itu menuai perhatian publik karena aksi kekerasan tersebut berlangsung di depan istri dan anak korban.

Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat tak berdaya saat dipukuli oleh sejumlah orang di tepi jalan. Warga yang menyaksikan kejadian itu merekam peristiwa tersebut hingga videonya menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Usai kejadian, korban bernama Satya melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polsek Samarinda Ulu. Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan memanggil pihak-pihak yang terlibat.

Dipicu Kesalahpahaman Usai Korban Menegur Pemilik Mobil

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, membenarkan pihaknya menerima laporan dari korban. Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden itu bermula ketika korban menegur pengemudi mobil yang kemudian diduga merasa tersinggung hingga memicu cekcok.

"Laporan sudah kami terima dan langsung kami tindak lanjuti. Setelah dilakukan pemeriksaan, para terduga pelaku juga datang menyerahkan diri. Dari hasil klarifikasi sementara, kejadian ini dipicu kesalahpahaman setelah korban menegur salah satu pengemudi mobil," ujar AKP Asriadi.

Menurutnya, polisi telah mempertemukan kedua belah pihak untuk melakukan mediasi setelah seluruh pihak memberikan keterangan.

Polisi: Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

AKP Asriadi mengatakan korban dan para terduga pelaku akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur kekeluargaan. Kesepakatan damai dituangkan dalam surat pernyataan yang disaksikan kedua belah pihak.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak terduga pelaku memberikan santunan sebesar Rp10 juta kepada korban untuk membantu biaya pengobatan akibat luka yang dialaminya.

Korban Terima Permintaan Maaf Pelaku

Korban, Satya, mengaku memilih berdamai setelah para terduga pelaku mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada dirinya serta keluarganya.

Meski perkara telah berakhir damai, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi saat menghadapi perselisihan di jalan raya. Polisi juga mengimbau warga untuk mengedepankan penyelesaian secara hukum dan menghindari tindakan main hakim sendiri yang dapat merugikan semua pihak.

Editor : Mukmin Azis

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut