get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengurus Pakai NU untuk Politik Praktis, Gus Yahya Bakal Beri Sanksi

Muktamar ke-35 NU Memanas, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Ditentukan Lewat Voting

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:06 WIB
header img
Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU akan ditentukan melalui mekanisme voting. (foto: ilustrasi/ist)

Suasana sidang berubah setelah calon Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa menyampaikan sikap bersama empat kandidat lainnya.

Zulfa mengatakan, dirinya bersama KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, KH Abdul Ghaffar RoIn atau Gus Rozin, KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, dan KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam telah sepakat agar pemilihan Ketum PBNU dilakukan melalui AHWA.

"Saya ingin menyampaikan hasil komunikasi dengan para caketum, calon ketua umum, yang selama ini kita sudah dengar namanya. Saya Zulfa Mustofa, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), KH Abdul Ghaffar RoIn (Gus Rozin), KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) sepakat pemilihan ketua umum dilakukan Ahlul Halli wal Aqdi. Dan saya memohon kepada caketum yang lain agar bisa juga bersepakat seperti kami berlima," katanya.

Pernyataan tersebut membuat suasana Sidang Pleno III menjadi riuh.

Sekretaris Steering Committee sekaligus pimpinan sidang, Prof Mohammad Nuh, kemudian menegaskan bahwa musyawarah mufakat tetap menjadi pilihan yang akan ditempuh.

Namun, apabila mufakat tidak tercapai, voting akan dilakukan untuk menentukan mekanisme pemilihan.

Editor : Abriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut