GM PLN UIP KLT Raih NEA 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Infrastruktur Kelistrikan
Dewanto menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan proses panjang dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari perencanaan, perizinan, pengadaan tanah, hingga pelaksanaan konstruksi. Oleh karena itu, PLN UIP KLT terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh pemangku kepentingan agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Setiap infrastruktur yang dibangun memiliki peran penting dalam mendukung sistem kelistrikan dan kebutuhan masyarakat ke depan. Kami terus berupaya memastikan pembangunan berjalan dengan baik, mengedepankan keselamatan, kualitas pekerjaan, serta tata kelola yang akuntabel. Tentunya, hal ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Dewanto.
Dalam pelaksanaan proyek, PLN UIP KLT terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung pemenuhan persyaratan administrasi, pengelolaan risiko, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Upaya tersebut menjadi bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Dewanto menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dan menjaga kepercayaan pemangku kepentingan. PLN UIP KLT akan terus mengedepankan keselamatan, kualitas pekerjaan, kolaborasi, dan integritas agar pembangunan infrastruktur memberikan manfaat bagi masyarakat.
Editor: Mukmin Azis