Dewanto menjelaskan bahwa penggunaan tower ERS merupakan langkah pemulihan sementara untuk mengembalikan fungsi jaringan transmisi sembari PLN melanjutkan pekerjaan perbaikan secara permanen.
“Pengoperasian melalui tower ERS menjadi salah satu tahapan penting dalam pemulihan jaringan, tetapi pekerjaan belum selesai. Selanjutnya, tim akan melanjutkan penanganan pada tiga tower terdampak, yakni T.115, T.116, dan T.117, agar jaringan dapat kembali beroperasi secara normal. Seluruh tahapan pekerjaan tetap dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan personel dan keamanan instalasi,” jelas Dewanto.
Penanganan lanjutan terhadap tiga tower tersebut akan dilaksanakan oleh tim PLN UIP KLT bersama UPP KLT 3 dan mitra pelaksana Hasta–Mahameru. Dalam pelaksanaannya, tim terus berkoordinasi dengan unit PLN terkait untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan aman dan lancar.
Dewanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel PLN, mitra kerja, masyarakat, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan selama proses penanganan gangguan jaringan transmisi, termasuk yang tidak kalah penting adalah dukungan dari Pemda Berau, Kejaksaan Negeri Berau, TNI, Polri, dan instansi lainnya.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel PLN, mitra kerja yang telah bekerja secara intensif di lapangan, serta kepada masyarakat dan seluruh pihak yang mendukung proses pemulihan ini. Kami memohon doa dan dukungan agar pekerjaan lanjutan dapat berjalan dengan aman dan lancar sehingga infrastruktur transmisi dapat kembali beroperasi secara optimal,” tambah Dewanto.
PLN terus melanjutkan penanganan secara bertahap untuk memulihkan sepenuhnya jaringan transmisi SUTT 150 kV Talisayan–Maloy. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan serta mendukung kebutuhan listrik masyarakat di Kabupaten Berau dan wilayah sekitarnya.
Editor : Mukmin Azis
Artikel Terkait
