Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pedangdut Bebizie Kembalikan Uang Rp895 Juta Pemberian Eks Bupati Kukar Rita Widyasari ke KPK
Advertisement . Scroll to see content

Pengamat: Dinasti Politik Ancam Kualitas Demokrasi di Kaltim

Senin, 07 Oktober 2024 | 19:32 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Pengamat: Dinasti Politik Ancam Kualitas Demokrasi di Kaltim
Pilgub Kalimatan Timur 2024. Foto: Ilustrasi

BALIKPAPAN, iNewsBalikpapan.id - Neni Nurhayati dari  Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) mengkritik keras fenomena dinasti politik dalam Pilgub Kaltim 2024

Menurutnya, praktik ini erat kaitannya dengan KKN dan dapat merusak kualitas demokrasi. Neni menekankan pentingnya masyarakat untuk cerdas memilih pemimpin yang benar-benar berkomitmen melayani publik.

Majunya  Rudi Mas'ud yang dikenal sebagai politisi yang memiliki banyak kerabat dengan jabatan di Kaltim.Kakak Rudi, Hasanudin Mas’ud, menjabat sebagai Ketua DPRD Kaltim.

Dua saudara lainnya, yakni Rahmad Mas’ud sebagai Walikota Balikpapan. Ada juga Abdul Gafur Mas’ud sebagai mantan Bupati Penajam Paser Utara yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu yang lalu.

"Karena dinasti politik pastinya mengutamakan kelompoknya sendiri. Disini akan muncul KKN," tegasnya dalam keterangan tertulis diterima pada Senin, 7 Oktober 2024.

Sikap menguntungkan kelompok, kata dia, misal dengan menaruh posisi atau jabatan publik bukan atas dasar kapasitas atau meritokrasi. Hal yang dilakukan justru menaruh sanak kerabat dalam posisi atau jabatan tertentu. Ujungnya untuk memperkaya diri sendiri.

"Dari sini akhirnya bermain proyek untuk menguntungkan kelompoknya saja. Hal ini erat dengan KKN," kata dia menambahkan.

Di sisi lain, Neni juga menyinggung kualitas demokrasi. Dia memastikan adanya politik dinasti akan membuat demokrasi menjadi tak sehat. Karena orientasi jabatan bukan untuk melayani publik, tapi justru untuk menguntungkan kelompoknya sendiri. "Jadi memang dinasti politik akan membuat demokrasi tak sehat. Masyarakat mesti cerdas untuk bersikap menolak politik dinasti," ucap dia.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut