Misterius, Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Jalani Operasi di Rusia
JAKARTA, iNewsBalikpapan.id – Keberadaan pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, masih menjadi misteri sejak diangkat ke posisi tersebut pada awal Maret 2026. Informasi mengenai aktivitas dan kondisinya hingga kini minim diungkap ke publik.
Laporan terbaru menyebutkan Mojtaba Khamenei diam-diam diterbangkan ke Rusia untuk menjalani operasi akibat luka yang dideritanya dalam serangan awal yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Surat kabar Kuwait, Al-Jarida, melaporkan Mojtaba dibawa keluar dari Iran menggunakan pesawat militer Rusia menuju Moskow. Dia disebut meninggalkan Teheran pada 12 Maret dan menjalani operasi untuk menangani cedera serius pada bagian kakinya.
Operasi tersebut dilaporkan berjalan sukses, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait kondisi kesehatan maupun keberadaan Mojtaba Khamenei.
Media itu mengutip sumber tingkat tinggi yang dekat dengan pemimpin tertinggi Iran. Menurut sumber tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin secara pribadi menawarkan bantuan medis dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Teheran terkait kabar tersebut. Pemerintah Iran sebelumnya menegaskan tidak ada masalah dengan kondisi kesehatan Mojtaba.
Kabar tentang kemungkinan luka yang dialami Mojtaba sebelumnya juga muncul dalam berbagai laporan media Barat dan Israel. Sejumlah sumber menyebut dia terluka dalam serangan awal AS-Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026 lalu, yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei, bersama beberapa anggota keluarganya.
Media Israel Ynet News melaporkan, pejabat intelijen Israel meyakini Mojtaba terluka dalam serangan pembuka yang disebut sebagai operasi "Roaring Lion". Dua pejabat militer Israel juga mengatakan kepada The New York Times, informasi intelijen menunjukkan Mojtaba mengalami cedera serius pada kaki.
Editor : Mukmin Azis