Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pedangdut Bebizie Kembalikan Uang Rp895 Juta Pemberian Eks Bupati Kukar Rita Widyasari ke KPK
Advertisement . Scroll to see content

Duh! Pegawai KPK Peras Bupati Pemalang, Modus Bocorkan Informasi Perkara Korupsi

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:57 WIB
  • author Nur Khabibi
Duh! Pegawai KPK Peras Bupati Pemalang, Modus Bocorkan Informasi Perkara Korupsi
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menjadi korban pemerasan oknum pegawai KPK bersama ayahnya. (Foto iNews TV)

JAKARTA, iNewsBalikpapan.id - Citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali tercoreng dengan ulah stafnya. Kali ini, oknum pegawai administrasi KPK, Setya Budi Dias (DIS) diduga memeras Bupati Pemalang Anom Widiyantoro (AWI).

Tidak bekerja sendiri, DIS bekerja sama dengan ayahnya Lilik Budi Suprianto (LBS) mengeruk kantong AWI yang sedang diincar penyidik KPK terkait kasus dugaan suap proyek dan jabatan lingkup Pemkab Pemalang.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, Setya Budi Dias memanfaatkan posisi sebagai staf administrasi untuk mengakses kasus yang sedang diusut oleh KPK.

Dias yang merupakan PNS yang diperbantukan dari Polri kemudian membocorkan penanganan perkara KPK kepada ayahnya yang kemudian berhubungan dengan Anom. Informasi tersebut kemudiah diduga digunakan Lilik untuk meminta uang kepada Anom.

"Dalam beberapa pertemuan, Anom mengaku memiliki anak yang bekerja di KPK dan membocorkan informasi bahwa ada penanganan perkara yang sedang dilakukan oleh KPK terkait di Kabupaten Pemalang gitu ya," ucap Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (30/7/2026).

Taufik tidak menampik jika posisi Dias sebagai staf administrasi KPK membuatnya memiliki akses mengetahui sejumlah proses administrasi di lembaga antirasuah. 

"AWI mempercayai informasi tersebut karena yang bersangkutan LBS ini juga sambil juga menunjukkan bahwa yang bersangkutan punya anak di KPK, ini juga ada dokumen-dokumen administrasi yang kebetulan berkaitan dengan penanganan perkara di Pemalang," ujarnya.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut