PLN UID Kaltimra Hadirkan Panel Listrik 3 Phasa di Poltekba
Sementara itu, Manager PLN UP2D Kaltimra, Mohammad Roesdi, mengatakan panel listrik 3 phasa tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembelajaran dan praktik mahasiswa.
Menurut Roesdi, kompetensi teknis di bidang ketenagalistrikan perlu dibangun bersamaan dengan budaya keselamatan. Hal tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya memahami bagaimana suatu peralatan atau instalasi bekerja, tetapi juga memahami prosedur yang harus diterapkan ketika melakukan pekerjaan.
“Di bidang ketenagalistrikan, kemampuan teknis harus selalu berjalan bersama budaya keselamatan. Kami berharap mahasiswa semakin terampil melalui fasilitas ini sekaligus terbiasa bekerja sesuai prosedur dan mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” kata Roesdi.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi mahasiswa lintas angkatan.
“Bagi kami, keberhasilan program TJSL bukan hanya ketika bantuan diserahkan, tetapi ketika fasilitas tersebut benar-benar dimanfaatkan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Semoga panel ini dapat menjadi sarana belajar bagi mahasiswa Poltekba dan mendukung lahirnya talenta-talenta muda yang kompeten di bidang ketenagalistrikan,” tutup Roesdi.
Melalui program TJSL ini, PLN UID Kaltimra terus mendorong kolaborasi dengan institusi pendidikan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang ketenagalistrikan. Dukungan terhadap sarana pembelajaran tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kompetensi teknis dan budaya keselamatan sejak dari lingkungan pendidikan, sebagai bekal mahasiswa menuju dunia profesional.
Editor: Mukmin Azis