Kualitas Udara Samarinda Tidak Sehat Imbas Kabut Asap, Siswa Belajar dari Rumah

Abriandi
Pemkot Samarinda menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh menyusul kabut asap yang mempengaruhi kualitas udara. (foto: ist)

Sebelumnya, kabut asap karhutla mengepung Kota Samarinda sejak sepanjang Rabu (16/9/2026). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, konsentrasi partikulat di udara mencapai 210,4 mikrogram per meter kubik atau sangat tidak sehat.

"Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di udara tercatat mencapai 210,4 µg/m³ pada pukul 16.00 WITA. Angka tersebut berada dalam kategori Sangat Tidak Sehat," jelas Kepala Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor.

"Partikulat udara berukuran sangat kecil tersebut dapat masuk langsung ke saluran pernapasan. Tingginya konsentrasi ini perlu menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama," tambahnya.



Editor : Abriandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network