PLN Sambut Groundbreaking PLTA Batoq Kelo 300 MW, Perkuat Pasokan Energi Bersih di Kalimantan
SAMARINDA, iNewsBalikpapan.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) menyambut pelaksanaan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo berkapasitas 300 Mega Watt (MW) di Kalimantan Timur, Senin (25/5/2026).
Pembangkit yang dikembangkan PT Tujuan Mulia Makmur (TMM) tersebut menjadi salah satu proyek energi baru terbarukan strategis yang diharapkan memperkuat pasokan listrik bersih, andal, dan berkelanjutan untuk sistem kelistrikan Kalimantan.
PLTA Batoq Kelo dibangun di Sungai Bo, anak Sungai Mahakam, dengan daerah tangkapan air mencapai 5.756,2 kilometer persegi. Kehadirannya dinilai mampu meningkatkan bauran energi hijau sekaligus mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan proyek tenaga air seperti PLTA Batoq Kelo memiliki peran penting dalam memperkuat kemandirian energi nasional dan mempercepat pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060.
“Indonesia harus memenuhi kebutuhan energi dari sumber daya alamnya sendiri, termasuk tenaga air. Dengan begitu kita dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat langkah menuju Net Zero Emission 2060,” ujarnya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menilai Kalimantan Timur memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam dan perkembangan ekonomi daerah menjadi modal penting dalam menghadirkan energi domestik yang mampu menggerakkan pertumbuhan Kalimantan.
Darmawan juga mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan proyek tersebut. Menurutnya, pembangunan PLTA Batoq Kelo menjadi bukti nyata sinergi pemerintah, PLN, dan investor dalam mendukung transisi energi nasional.
Editor : Mukmin Azis